Tidak dimilikinya pemahaman bahwa gender merupakan penentu pilihan hidup kita yang esensial yang tersedia di dalam masyarakat.
Author: admin
BIAS GENDER
Pandangan dan sikap yang lebih mengutamakan salah satu jenis kelamin daripada jenis kelamin lainnya sebagai akibat pengaturan dan kepercayaan budaya yang lebih berpihak kepada jenis kelamin tertentu,
ANALISIS DAMPAK GENDER
(lihat analisis kebijakan yang berbasis gender) Suatu telaah tentang bagaimana suatu kebijakan atau program akan mempengaruhi kehidupan perempuan dan laki-laki.
ANALISIS KEBIJAKAN YANG BERBASIS GENDER
Merupakan suatu proses yang dapat digunakan oleh pembuat kebijakan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan dampak terhadap perempuan dan laki-laki dari kebijakan, program, perundang-undangan yang sudah ada dan/atau yang sedang diusulkan.
ANALSIS GENDER (2)
Membahas perbedaan-perbedaan dan ketimpangan-ketimpangan peran perempuan dan laki-laki, ketidakseimbangan kekuasaan dalam relasi sosial mereka, kebutuhan-kebutuhan, keterbatasan-keterbatasan,
ALAT ANALISIS GENDER (1)
Alur Kerja Analisis gender (AKAJ) adalah alat ‘buatan Indonesia’ untuk melakukan analisis kebijakan yang berbasis gender yang dikembangkan oleh Bappenas dan Kantor Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dengan bantuan dana dari CIDA
AKSES DAN KONTROL ATAS BERBAGAI SUMBERDAYA
Kegiatan-kegiatan reproduktif, produktif, dan pengelolaan komunitas (termasuk pengelolaan politik di tingkat komunitas) memerlukan digunakannya berbagai sumberdaya karena hal tersebut akan memberikan keuntungan bagi para individu, rumahtangga, dan komunitas.
Akses kepada dan kontrol atas berbagai sumberdaya adalah bagian dari kondisi-kondisi yang harus dimiliki oleh siapapun. Tidak dimilikinya akses dan kontrol atas berbagai sumberdaya oleh perempuan menyebabkan perempuan tidak dapat berpartisipasi secara penuh dalam proyek-proyek pembangunan dan menikmati manfaatnya. Akses dan kontrol atas berbagai sumberdaya yang dimiliki oleh perempuan dan laki-laki secara adil, merupakan faktor-faktor penting dalam merencanakan dan melakukan analisis proyek yang berbasis gender).
Akses ke berbagai sumberdaya
Berarti, memiliki kesempatan untuk menggunakan sumber-sumber daya penting (misalnya pendapatan, tanah, rumah, sawah, dan sebagainya) tanpa memiliki kewenangan untuk membuat keputusan-keputusan yang berkaitan dengan hasilnya. Contohnya, buruh tani (perempuan atau laki-laki) yang tidak memiliki tanah / sawah tetapi mereka mengerjakan sawah / tanah milik orang lain dan menerima sebagian kecil (sebagai upah) dari hasil kerjanya.
Kontrol atas berbagai sumberdaya
Berarti, memiliki kewenangan penuh untuk, misalnya, memutuskanpenggunaan sumberdaya yang dimiliki serta hasil yang diperoleh,kewenangan penuh atas penggunaan upah yang diperoleh atau keuntungan yang diperoleh, kewenangan penuh atas tubuhnya sendiri seperti misalnya untuk menentukan berapa anak yang akan dilahirkan oleh seorang perempuan, maka perempuan itu sendirilah yang seyogyanya menentukan, bukan suaminya, orangtuanya, mertuanya, pemerintahnya, dan sebagainya. Sebab, perempuanlah yang memiliki pengalaman, permasalahan, kebutuhan, kepentingan dengan hal-hal yang berkaitan dengan peran reproduktifnya.
LOKAKARYA NASIONAL
Koalisi Perempuan Indonesia merencanakan akan berpartisipasi dalam Pawai Budaya Bhinneka Tunggal Ika
Koalisi Perempuan Indonesia merencanakan akan berpartisipasi dalam Pawai Budaya Bhinneka Tunggal Ika yang akan diselenggarakan Sabtu (22/4). Dalam pawai tersebut, direncanakan 250 anggota KPI yang ada di Jakarta dan sekitarnya akan turut bergabung bersama ribuan massa.
Workshop Substansi RUU Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang
Untuk mendapat masukan mengenai draft RUU Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (RUU PTPP0) serta menyusun strategi advokasi terhadap RUU tersebut, maka Koalisi Perempuan Indonesia akan mengadakan acara workshop pada 11 Mei 2006 di Hotel Ibis Tamarin, Menteng, Jakarta Pusat .