Formulir Kepesertaan Bazar Kongres Nasional IV

Formulir Kepesertaan Bazar Kongres Nasional IV

Jakarta, 13 Nopember 2014

Dalam rangka pelaksanaan Kongres Nasional IV Koalisi Perempuan Indonesia menyelenggarakan bazar di lokasi kegiatan yang akan dilaksanakan pada tanggal 8-12 Desember 2014 di Pasar Seni Gabusan, Kabupaten Bantul , Daerah istimewa Jogjakarta.

Formulir kepesertaan dapat di download :
[gview file=”http://www.koalisiperempuan.or.id/wp-content/uploads/2014/11/Formulir-Kepesertaan-Bazaar.doc”]

admin

Pengumuman : Perpanjangan Pendaftaran Calon Pengurus Nasional 2014-2019

Pengumuman : Perpanjangan Pendaftaran Calon Pengurus Nasional 2014-2019

PENGUMUMAN
No. 03 / panpilnas / XI / 2014

Merespon surat permintaan dari para pengurus wilayah yang dikirim pada tanggal 18 Oktober 2014 tentang permohonan untuk memperpanjang waktu pendaftaran calon pengurus nasional.
Sehubungan dengan hal tersebut diatas maka, dengan ini diumumkan bahwa panitia pemilihan pengurus nasional memperpanjang waktu pendaftaran calon pengurus nasional selama 5 hari (lima) terhitung mulai tanggal 4 november hingga 8 november 2014.
Demikian untuk menjadikan periksa dan atas perhatiannya diucapkan terima kasih banyak

Hormat saya

Linarti
Ketua Panpilnas

4th National Conggres Indonesian Women’s Coalition

4th National Conggres Indonesian Women’s Coalition

logo KPI 16

4TH NATIONAL CONGRESS
INDONESIAN WOMEN’S COALITION
FOR JUSTICE AND DEMOCRACY
“INDEPENDENT WOMEN, WOMEN LEADS”
Sixteen Years of Indonesian Women’s Coalition
On 8 – 12 December 2014,
At Art Center – Gabusan , Bantul, DI Yogyakarta

Provide opportunities for bringing together women cadres from 27 provinces, 116 districts/cities and 1000 villages to build solidarity among them, for mutual learning and in celebration of diversity. Provide space to promote women’s creative products and cultures from 34 provinces as part of the Independent Women’s Week
Around 1900 women from all of Indonesia will participate this event and draw up a five-year Strategic agenda for the women’s movement (2014 -2019) in Indonesia

Donasi  Kongres Perempuan

Donasi Kongres Perempuan

Jakarta, 29 Oktober 2014

KONGRES NASIONAL IV
KOALISI PEREMPUAN INDONESIA UNTUK KEADILAN DAN DEMOKRASI
“PEREMPUAN MANDIRI, PEREMPUAN MEMIMPIN”
Dwi Windu Koalisi Perempuan Indonesia

Tanggal 8 – 12 Desember 2014
Art Center -Gabusan , Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta

1. Latar Belakang

Pada tanggal 15-18 Desember 1998 sekitar 500 perempuan dari berbagai wilayah di seluruh Indonesia berkumpul di Yogyakarta untuk mengukuhkan berdirinya sebuah organisasi massa perempuan independen bernama Koalisi Perempuan Indonesia untuk Keadilan dan Demokrasi. Kongres Nasional Koalisi Perempuan Indonesia untuk Keadilan dan Demokrasi pertama itu, berhasil menetapkan bentuk organisasi sebagai organisasi massa basis keanggotaan perorangan. Asas perjuangan organisasi adalah Pancasila dan Hak-Hak Perempuan. Prinsip organisasi adalah Demokrasi, Hak Asasi Manusia, Keadilan Gender, Non Diskriminasi. Visi organisasi adalah terwujudkan kesetaraan dan keadilan gender menuju masyarakat yang demokratis, sejahtera dan beradab.

Selama kurun waktu dua windu (1998 sampai 2014) ini, Koalisi Perempuan Indonesia tumbuh dan bergerak secara bertahap dan berkelanjutan, memperkuat dan memampukan diri melalui: pertama pengorganisasian dan pendidikan kader organisasi, yang didesain untuk memperbesar pengaruh organisasi dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang sejahtera, adil, demokratis dan beradab. Hasilnya selama 16 tahun adalah pertambahan jumlah anggota hingga mencapai 38.000 perempuan pada akhir tahun 2013. Struktur organisasi juga berkembang mencapai: jumlah 726 Balai Perempuan (struktur organisasi di tingkat desa/kelurahan/komunitas), 113 Cabang (struktur di tingkat Kabupaten/kota) yang tersebar di 25 provinsi, dan struktur di tingkat provinsi yang disebut Wilayah sebanyak 14. Instrumen pengembangan organisasi adalah Pendidikan Kader Berjenjang serta berbagai bentuk pendidikan untuk anggota telah menghasilkan 7.500 kader yang aktif bergerak sebagai agen perubahan.

Kedua, Koalisi Perempuan Indonesia pun telah memberi sumbangan dalam menentukan arah gerak strategis bagi perjuangan gerakan perempuan di Indonesia, yaitu mewujudkan Kepemimpinan Politik Perempuan di segala aspek kehidupan dan pembangunan. Inilah fokus dari kerja-kerja advokasi untuk reformasi Kebijakan Publik. Melalui agenda advokasi Reformasi Kebijakan Publik ini, sejak tahun 1999 hingga kini, Koalisi Perempuan Indonesia telah mendorong diakomodirnya Tindakan Khusus Sementara (Temporary Special Measures) dalam bentuk jaminan keterwakilan perempuan sekurang-kurangnya 30 persen pada lembaga pengambilan keputusan melalui instrumen hukum dan kebijakan. Gagasan ini, kemudian, mendorong berbagai organisasi perempuan turut memperjuangkan isu keterwakilan perempuan dalam lembaga dan proses pengambilan keputusan.

Namun perjuangan untuk meningkatkan peran, kedudukan, derajat, serta martabat perempuan selama dua windu ini tidaklah selalu berjalan mulus. Berbagai tantangan dan rintangan dihadapi oleh Koalisi Perempuan Indonesia. Kendala struktural, seperti kebijakan negara yang mengedepankan pertumbuhan ekonomi melalui eksploitasi sumber daya alam dan sumber daya manusia, peminggiran perempuan dan kelompok marjinal, serta sikap aparatur/pejabat negara yang diskriminatif terhadap perempuan. Semua itu menjadi rintangan utama untuk mewujudkan kesetaraan, demokrasi, keadilan dan kesejahteraan. Kendala kultural, dalam bentuk tafsir agama yang merugikan perempuan, praktek-praktek kebiasaan, adat istiadat serta berbagai bentuk budaya yang melestarikan ketidakadilan bagi laki-laki dan perempuan, turut mempersempit ruang gerak untuk memperkuat kepemimpinan perempuan dalam mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender. Selain itu penggunaan politik identitas dan penyelesaian masalah dengan kekerasan telah menyulut dan melahirkan berbagai bentuk konflik yang merenggut rasa keamanan dan merampas harapan untuk membangun masa depan.

Refleksi di atas menunjukkan bahwa masa dua windu gerakan Koalisi Perempuan Indonesia menjadi pembelajaran yang sangat berharga untuk masyarakat Indonesia dan gerakan perempuan yang lain; sekaligus memerlukan rumusan-rumusan langkah-langkah strategis yang lebih efektif di tingkat organisasi untuk merebut kesempatan dan memanfaatkan sebagai peluang-peluang penting guna mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih demokratis, adil, sejahtera dan penuh kedamaian. Untuk itulah Kongres Nasional IV Koalisi Perempuan Indonesia untuk Keadilan dan Demokrasi dengan tema Perempuan Mandiri, Perempuan Memimpin ini digelar.

2. Maksud dan Tujuan
Maksud :
a. Melakukan evaluasi dua windu perjuangan Koalisi Perempuan Indonesia
b. Menjalankan mekanisme demokrasi organisasi dalam perumusan arah perjuangan perempuan dan kepemimpinan organisasi
c. Memberi pengakuan terhadap kader organisasi sebagai Perempuan Mandiri, Perempuan Pemimpin
d. Menyediakan ruang belajar dan berbagi pengetahuan sesama perempuan, serta meningkatkan ketrampilan bagi perempuan

Tujuan :
a. Menyediakan ruang untuk mempertemukan kader-kader perempuan dari dari 27 Provinsi, 116 Kabupaten/kota dan 1000 desa untuk mengembangkan solidaritas sesama perempuan, saling belajar dan merayakan keberagaman.
b. Menghasilkan agenda kerja gerakan perempuan untuk lima tahun ke depan
c. Memilih pengurus nasional periode 2014 -2019;
d. Memberikan penghargaan bagi 16 perempuan penggerak perubahan
e. Memberi pengakuan terhadap pengetahuan perempuan
f. Mempromosikan produk kreatif perempuan dan budaya dari 34 provinsi dalam rangka pekan perempuan mandiri.

3. Bentuk Kegiatan
a. Kongres Nasional IV Koalisi Perempuan Indonesia Untuk Keadilan dan Demokrasi, dengan tema : Perempuan Mandiri, Perempuan Memimpin: Dua Windu Koalisi Perempuan Indonesia
 Pertanggung Jawaban Pengurus Periode 2009-2014
 Pemilihan dan Pelantikan Pengurus periode 2014-2019
 Peluncuran Dokumen Perencanaan Strategis Gerakan Perempuan dan Deklarasi Perempuan dan Rekomendasi Politik
b. Seminar Nasional Dan Diskusi Tematik Secara Paralel
 Seminar Nasional Perlindungan sosial yang Inklusif, Adil Gender dan Transformatif untuk Penghapusan Kemiskinan dan Ketimpangan
 Diskusi Tematik :

• Kedaulatan Pangan
• Keterwakilan Politik Perempuan
• Lingkungan Hidup dan Perempuan Adat
• Kebencanaan
• Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia
• Pelayanan Publik
• Undang-undang Desa
• Migrasi dan Perdagangan Manusia
• Perempuan dan Seksualitas
• Pekerja Rumah Tangga
• Akses Perempuan pada Keadilan
• Perempuan dan Kesehatan
• Perempuan, Pendidikan dan Sains
• Perempuan Media dan Tehnologi Informasi
• Kekerasan Berbasis Gender
• Perempuan dan Pelanggaran HAM masa lalu
• Perempuan Muda
• Perempuan Konflik dan Perdamaian
• Perempuan Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan

c. Malam Seni Budaya
 Pentas Musik dan Tari
d. Pemberian Penghargaan Kepada Perempuan Mandiri, Perempuan Pemimpin (anggota Koalisi Perempuan Indonesia)
e. Workshop / Pelatihan Ketrampilan
 Pengelolaan Koperasi
 Pengolahan Pupuk Organik dan Daur Ulang Sampah
 Kartu Pemantauan Layanan Publik
 Perempuan dan Pengolahan Pangan Lokal
 Perempuan dan Industri Rumah Tangga dan Tehnologi Tepat Guna
f. Sepekan Perempuan Mandiri, Perempuan Pemimpin
 Bazaar
 Pameran Produk Anggota

4. Peserta, Waktu dan Tempat
Kongres ini akan melibatkan 1.900 orang , meliputi
a. 1000 perempuan penggerak masyarakat dari 1000 Desa
b. 300 pengurus Koalisi Perempuan Indonesia di Seluruh Indonesia
c. 200 perwakilan dari unsur pemerintah, universitas, LSM, ormas, dan media
d. 300 perempuan pelaku UKM (kuliner lokal dan aneka produk kreatif)
e. 100 perempuan pelaku budaya
Kongres Nasional IV diselenggarakan pada :
Hari/Tanggal : Senin-Jum’at/ 8 -12 Desember 2014
Pukul : 08.30 Wib – selesai
Tempat : Art Center- Desa Gabus, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta

5. Kerjasama
Kegiatan ini diselenggarakan atas kerjasama dengan berbagai pihak, yaitu :
a. Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul
b. Pemerintah Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
c. Pemerintah Daerah asal Peserta
d. Kontribusi Peserta
e. Lembaga Penyandang Dana
f. Organisasi Internasional/Nasional
g. Sponsor Pihak Swasta

6. DONASI
Rekening Panitia Konggres Nasional Ke IV Koalisi Perempuan Indonesia a.n:

DIAN KARTIKA SARI atau LIESSYA EMIZORA
NO REKENING 7180279681
BCA KCP PEJATEN

Surat Penjadwalan Kembali Tahapan Pemilihan Pengurus Nasional

Surat Penjadwalan Kembali Tahapan Pemilihan Pengurus Nasional

Nomor : 02/PANPILNAS – KPI/ IV/2014
Perihal : Perpanjangan Waktu Pendaftaran Calon Pengurus Nasional
Lampiran : Dokumen penjadwalan kembali tahapan pemilihan pengurus nasional

Kepada Yth:
Pengurus Wilayah
Pengurus Cabang yang belum memiliki kepengurusan di tingkat wilayah
Balai Perempuan yang belum memiliki kepengurusan di tingkat cabang

Salam Keadilan dan Demokrasi

Berdasarkan usulan yang disampaikan oleh pengurus wilayah dan cabang mengenai masih belum dapat terjaringnya nama-nama calon pengurus nasional baik sekretaris jenderal dan presidium nasional sampai dengan tanggal 30 September 2014. Maka panitia pemilihan pengurus nasional dengan ini mengumumkan perpanjangan waktu pendaftaran calon pengurus nasional KPI 2014 – 2019.

Pendaftaran calon pengurus nasional akan diperpanjang sampai dengan 12 Oktober 2014, adapun perubahan jadwal tahapan pemilihan calon pengurus nasional dapat dilihat dalam dokumen yang dilampirkan bersama surat ini.

Demikian pengumuman ini dibuat agar calon pengurus nasional dan seluruh pengurus wilayah/cabang sampai dengan balai perempuan yang belum memiliki struktur di tingkat cabang dapat memaksimalkan waktu yang ada untuk mempersiapkan dan memproses tahapan pendaftaran dan kelengkapan persyaratan pencalonan. Atas perhatian dan kerjasama yang baik kami haturkan terimakasih.

Hormat kami

Linarti
Ketua PANPILNAS

Pengumuman Penjadwalan Kembali Tahapan Pemilihan Pengurus Nasional dapat di lihat :
[gview file=”http://www.koalisiperempuan.or.id/wp-content/uploads/2014/10/Penjadwalan-Kembali-tahapan-Pemilihan-Pengurus-nasional.pdf”]

FOTO : Talkshow Perempuan dan PILKADA Langsung

FOTO : Talkshow Perempuan dan PILKADA Langsung

Jakarta, 30 September 2014

Koalisi Perempuan Indonesia bersama KBR 68 H pada Senin, 29 September 2014 mengelar talkshow dalam siaran PILAR DEMOKRASI yang direlay oleh 120 jaringan radio KBR 68H di seluruh Indonesia. Talkshow ini dipandu oleh Sutami dengan narasumber Ibu Jaleswari Pramodawardhani ( Peneliti LIPI), Lia Wulandari (Peneliti PERLUDEM) dan Ibu Dian Kartika Sari ( Sekjend Koalisi Perempuan Indonesia) dengan tema Perempuan dan PILKADA Langsung. PILAR Demokarasi yang digelar selama 1 jam ini mendapat respon dari pendengar melalui saluran telpon langsung dan pesan singkat .

Foto-Foto dapat dilihat :

IMG_20140929_201546

IMG_20140929_201630

IMG_20140929_201727

IMG_20140929_201735

Mengenal Panitia Kongres Nasional IV

Mengenal Panitia Kongres Nasional IV

Jakarta, 19 September 2014

AD ART Koalisi Perempuan Indonesia pasal 20, menyebutkan bahwa setiap 5 tahun sekali organisasi wajib menyelenggarakan Konggres Nasional. Konggres Nasional merupakan musyawarah pemegang kekuasaan tertinggi organisasi untuk menetapkan dan mengesahkan pertanggungjawaban pengurus nasional, mengesahkan perubahan AD ART, menyusun Garis Besar Kebijakan serta Program Nasional serta mengesahkan pengurusa nasional yang dipilih melalui perwakilan Balai Perempuan, Cabang dan Wilayah.
Kongres Nasional Koalisi Perempuan Indonesia yang akan di helat pada tanggal 8-12 Desember 2014 nanti adalah konggres ke IV. Sebagai organisasi, Koalisi Perempuan Indonesia telah memasuki usianya yang ke 16, Dwi Windu. Pada usia remaja ini, Koalisi Perempuan Indonesia akan melakukan konggres napak tilas. Setelah tahun Desember 1928 Perempuan Indonesia menggelar konggres pertamanya di Yogyakarta momentum besarnya terulang lagi 70 tahun kemudian, dengan konggres Koalisi Perempuan Indonesia pada 1998, yang juga dikenal sebagai tahun reformasi dan menjadi tonggak dikukuhkannya organisasi massa perempuan Koalisi Perempuan Indonesia.
Tema besar yang diangkat konggres ke IV adalah PEREMPUAN MANDIRI PEREMPUAN MEMIMPIN. Tema ini menjadi ekspresi dari perjalanan panjang Koalisi Perempuan Indonesia dalam proses tumbuh dan bergerak secara bertahap dan berkelanjutan, memperkuat dan memampukan diri, melalui langkah strategis penguatan organisasi dan advokasi kebijakan, disemua tingkatan organisasinya.
Untuk menghelat acara ini agar berjalan dengan baik, telah dibentuk kepanitiaan. Struktur kepanitiaan, di tetapkan berdasarkan keterlibatan semua wilayah dengan berdasarkan regio di dalam struktur Steering commitee, Wilayah Timur ada Hendrica Melania Djawa, Wilayah Tengah diwakili dari Sulawesi Marselina May, Sumatera dan Jawa ada Otang Qodarliyah Umun, Kamala Chandra Kirana , Titiek Kartika Hendrastiti dan Sutriyatmi yang sekaligus eks officio ketua OC. Selain sebagai penanggungjawab, seluruh Pengurus Nasional adalah SC konggres.

Kepanitiaan dalam Organizing Committee, disusun dengan melibatkan panitia lokal dari Yogyakarta. Dimana sebagian panitianya berasal dari anggota Koalisi Perempuan Indonesia Wilayah Yogyakarta. Karena peserta konggres akan melewati beberapa rute dari darat-udara dan laut, maka di bentuk juga panitia transit dari Surabaya dalam hal ini wilayah Jawa Timur, maka dibentuk juga panitia transit dari Wilayah Koalisi Perempuan Indonesia Jawa Timur.

Berdasarkan SK Rapat Kerja Nasional Nomor 04 /Rakernas/V/I/2014 tentang Persiapan Konggres Nasional IV, selain pasal 10 yang berisi tentang panitia konggres, juga dibentuk panitia pemilihan yang terdapat dalam pasal 11.

Panitia Pemilihan Nasional (PalPinNas) akan menjadi pelaksana dari tahapan pemilihan yang menjadi salah satu agenda Konggres Nasional

Berikut susunan panitia yang masih akan dilengkapi, terutama ketika kegiatan konggres sedang dilakukan.

I. Penanggung Jawab Kongres : Pengurus Nasional Koalisi Perempuan Indonesia
Sekretaris Jendeal : Dian Kartika Sari
Presidium Nasional : Ana Khomasanah,
Damairia Pakpahan,
Fitriyanti,
Luki Paramita
Zohra Andi Baso
II. Panitia Pengarah : Hendrica Melania Djawa
Kamala Chandra Kirana
Dian Kartika Sari
Damairia Pakpahan
Marsellina May
Otang Khidariyah
Titiek Kartika Hendrastiti
Zohra Andi Baso
Sutriyatmi (eks officio)
III. Panitia Pelaksana
Ketua : Sutriyatmi
Wakil Ketua I : Halimah Ginting (Sekwil DIY)
Wakil Ketua II : Hidayatut Thoyyibah (Staf Setnas)
Sekretaris : Lia Anggiasih & Dewi Komalasari (Staf Setnas)
Bendahara : Liessya Emizora (Staf Setnas)
Koord. Kesekretariatan : Meidina (Staf Setnas)
Koord. Humas : Bayu Sustiwi (Staf Setnas)
Koord. Akomodasi : Dyah Bintarini, KPI DIY dan KPI Jawa Timur
Koord.Transportasi : Rahmat Hidayat (Staf Setnas)
Koord.Perlengkapan : Tarsa Wiria (Staf Setnas)
Koord.Tim Fasilitator : Panitia Pengarah + Istiatun, Amin Muftianah (Yogya)

Tim Penggalangan Dana
Koordinator : Farida Indriani (Staf Setnas)
Anggota : Maria Manna Nababan (Staf Setnas)
Anggota : Galih A. Permata (Bekasi, Jawa Barat)
Anggota : Andriana Wulandari (Yogyakarta)

Tim Acara
Koordinator : Diyah Wara
Seminar : Dyah Ambarwati, Umi Asih
Persidangan : Welly Kono, Oktimukti Ali, Ester S.O, Martini
Seni Budaya : Sariroh, Farsijana Risakotta, Heni Sundari
Wisata Budaya : Ristyaningsih, Siti Murkanti, Roviana
Bazar : Ety, R. Listyaningsih, Nurmalia
Acara Pilihan : Sri Wulaningsih, Isti

IV. Panitia Pemilihan Pengurus Nasional
Ketua : Linarti
Wakil ketua : Th. Mike Verawati Tangka
Hingga tulisan ini dipublikasikan, ketua panpilnas masih melengkapi struktur kepanitian yang akan melibatkan organisasi mitra Koalisi Perempuan Indonesia yang independen sebagaimana pasal 11 dalam SK Rakernas No. 04/rakernas/V/I/2014.

(Ida)

Pengumuman Pendaftaran Calon Pengurus Nasional 2014-2019

Pengumuman Pendaftaran Calon Pengurus Nasional 2014-2019

PENGUMUMAN
Nomor : 01 / PANPILNAS-KPI / IX / 2014

Berdasarkan Surat Keputusan rapat kerja nasional Koalisi Perempuan Indonesia No. 04 / rakernas / V / I / 2014 tentang persiapan kongres nasional IV Koalisi Perempuan Indonesia dan surat keputusan Pengurus Nasional Koalisi Perempuan Indonesia No. 01 / Penas / VIII / 2014 tentang Persiapan Kongres Nasional Koalisi Perempuan Indonesia untuk Keadilan dan demokrasi tahun 2014.

Maka dengan ini, Panitia Pemilihan Pengurus Nasional (Panpilnas) mengumumkan pembukaan pendaftaran calon pengurus nasional Koalisi Perempuan Indonesia untuk Keadilan dan Demokrasi periode 2014 – 2019 melalui rangkaian tahapan kegiatan sebagai berikut :

1 Pendaftaran bakal calon pengurus nasional 1 September sampai dengan 1 Oktober 2014 terlebih dahulu akan dikirimkan surat pengumuman pendaftaran dan informasi pendaftaran akan menggunakan berbagai media: milist, social media, dan website KPI
2 Verifikasi dan tanggapan bakal calon pengurus nasional 2 sampai dengan 18 Oktober 2014
3 Komunikasi dengan pengusul dan pendukung calon berdasarkan hasil verifikasi dan tanggapan 19 sampai dengan 25 Oktober 2014
4 Pengumuman calon pengurus nasional 30 Oktober 2014
5 Logistik Pemilihan Calon Pegurus 15 November 2014
6 Masa kampanye calon pengurus nasional 1 November sampai dengan 8 Desember 2014 Tanggal 8 Desember akan dilakukan pidato terbuka calon pengurus
7 Masa tenang 9 -10 Desember 2014
8 Pemungutan suara 11 Desember 2014
Dimulai pukul 07.00 – 12.00 WIB
9 Perhitungan suara 11 Desember 2014
Dimulai pukul 13.00 – 17.00 WIB
10 Penetapan dan pengesahan hasil pemilihan pengurus nasional Dalam pleno Panitia Pemilihan Nasional

Adapun, syarat dan kriteria calon pengurus nasional serta kelengkapan administrasi pencalonan dapat di akses di website Koalisi Perempuan Indonesia

Jakarta, 12 September 2014
Panitia Pemilihan Pengurus Nasional

Linarti
Ketua Panitia

[gview file=”http://www.koalisiperempuan.or.id/wp-content/uploads/2014/09/Tahapan-Pemilihan-Pengurus-Nasional-2014-2019.pdf”]
[gview file=”http://www.koalisiperempuan.or.id/wp-content/uploads/2014/09/Persyaratan-dan-Kriteria-Calon-Pengurus-Nasional-2014-2019.pdf”]

Form-form pendaftaran :
[gview file=”http://www.koalisiperempuan.or.id/wp-content/uploads/2014/09/CV-Calon-Pengurus-Nasional-2014-2019.pdf”]
[gview file=”http://www.koalisiperempuan.or.id/wp-content/uploads/2014/09/Formulir-Pendaftaran-Calon-Presnas-2014-2019.pdf”]
[gview file=”http://www.koalisiperempuan.or.id/wp-content/uploads/2014/09/Formulir-Pendaftaran-Calon-Sekjen-2014-2019.pdf”]
[gview file=”http://www.koalisiperempuan.or.id/wp-content/uploads/2014/09/Surat-Dukungan-Calon-Pengurus-Nasional-2014-2019.pdf”]

admin