ToF Pendidikan Pemilih

ToF Pendidikan Pemilih

 

Jakarta, 2 Februari 2014

Koalisi Perempuan Indonesia melakukan peningkatan kapasitas kader dengan Training Fasilitor untuk pendidikan Pemilih yan diselenggarakan pada tanggal 1-4 Februari 2014 untuk Region Sumatera di Jakarta. Kegiatan diikuti oleh 21 Peserta kader dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu dan Jakarta dibuka oleh Ibu Dian Kartikasari pada tanggal 1 Februari 2014 dan di fasilitasi oleh Ibu Dati Fatimah ( anggota Jogjakarta) dan Ibu Sutriyatmi ( Jakarta).

Dalam sambutannya Ibu Dian mengatakan kegiatan ToF ini dilaksanakan serentak untuk 3 wilayah yaitu Sumatera, Jawa dan Kalimantan untuk Region Sumatera dilaksanakan di Jakarta, Region Jawa 1 ( Tangerang, Jawa Barat, Jawa Tengah ) dilaksanakan di Semarang, Region Jawa 2 ( Jawa Timur, Kalimantan ) di Surabaya untuk mendapatkan kader yang bisa memfasilitasi pendidikan pemilih di Balai Perempuan.

ToF Pendidikan Pemilih bertujuan untuk peningkatan kapasitas kader untuk menjadi fasilitator dalam pendidikan pemilih di Balai Perempuan, mengintegrasikan isu perlindunga sosial dalam pendidikan politik dan juga membangun perempuan untuk menjadi pemilih cerdas.

 

 

Pengumuman Peserta ToF Pendidikan Pemilih (VE)

Pengumuman Peserta ToF Pendidikan Pemilih (VE)

Jakarta, 30 Januari 2014

Hasil seleksi peserta ToF Pendidikan Pemilih Koalisi Perempuan Indonesia untuk Keadilan dan Demokrasi dapat di lihat pada :

[gview file=”http://www.koalisiperempuan.or.id/wp-content/uploads/2014/01/Pengumuman-Peserta-ToF-Pendidikan-Pemilih_30jan141.pdf”]

Selamat ..

admin

 

Rapat Kerja Nasional V

Rapat Kerja Nasional V

Rapat Kerja Nasional V

Membangun komitmen bersama merebut kepemimpinan perempuan

 

Jakarta, 20 Januari 2014

 

Selama 5 (lima ) hari Koalisi Perempuan Indonesia untuk Keadilan dan Demokrasi menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional ke V di Cisarua – Jawa Barat. RAKERNAS dihadiri oleh Pengurus Wilayah dari 14 Propinsi dan 16 Cabang yang belum terbentuk Wilayah. Rapat kerja yang berlangsung tanggal 15-20 Januari 2014 telah menghasilkan beberapa keputusan antara lain diterimanya laporan pengurus nasional, wilayah dan cabang tahun 2013 dan program kerja tahun 2014. Rapat Kerja dibuka oleh Pengurus Nasional .

RAKERNAS yang dihadiri 79 orang ini juga membahas persiapan Kongres Nasional ke IV yang akan dilaksanakan pada bulan Desember 2014. Selain pembahasan masalah-masalah organisasi. Yang tak kalah penting juga adalah pembahasan tentang tahun politik 2014 antara lain sikap politik Koalisi Perempuan Indonesia dalam menghadapai Pemilihan Calon Anggota Legislatif dan Pemilihan Presiden.

Sampai jumpa di Kongres Nasional IV .

 

admin

REKRUITMEN PESERTA ToT PENDIDIKAN PEMILIH

REKRUITMEN PESERTA ToT PENDIDIKAN PEMILIH

Jakarta , 22 November 2013

 

REKRUITMEN PESERTA ToT PENDIDIKAN PEMILIH

 

Koalisi Perempuan Indonesia adalah organisasi massa gerakan perempuan yang berkomitmen untuk terus – menerus memperjuangkan pemenuhan hak – hak perempuan Indonsia  dalam berbagai aspek (ekonomi, sosial, budaya dan politik).

 

Pemilu 2014 adalah momentum strategis untuk memperkuat kemampuan kader dalam memperjuangkan pemenuhan hak – hak politik perempuan.  Upaya Koalisi Perempuan Indonesia dalam memperjuangkan pemenuhan hak politik perempuan adalah dengan membangun pengetahuan perempuan agar menjadi pemilih cerdas melalui  kegiatan ToT Pendidikan Pemilih dan Pendidikan Pemilih.

 

Untuk itu, Sekretariat Nasional Koalisi Perempuan Indonesia mengundang seluruh kader untuk mengikuti ToT Pendidikan Pemilih dengan ketentuan sebagai berikut :

 

Syarat :

  1. Anggota Koalisi Perempuan Indonesia.
  2. Bersedia mengikuti ToT Pendidikan Pemilih dari awal hingga akhir.
  3. Mengirimkan CV dan surat rekomendasi  sebagai calon peserta.
  4. Bersedia mengikuti ketentuan yang berlaku, baik dalam lembar teknis untuk peserta maupun kesepakatan dalam forum training.

Kriteria :

  1. Memahami AD ART Koalisi Perempuan Indonesia.
  2. Memiliki pengalaman memfasilitasi pelatihan
  3. Pernah mengikuti pendidikan kader dasar dan atau pendidikan politik atau sejenis

 

Bagi kader yang berminat dan memenuhi kualifikasi, silahkan mendaftarkan diri dengan  mengirimkan CV dan surat rekomendasi (form terlampir) kepada panitia melalui email ke  sekretariat@koalisiperempuan.or.id cc wangilavender@yahoo.com mulai tanggal 23 November – 16 Desember 2013.

 

Jika dokumen dikirimkan lewat surat elektronik (e-mail) pada bagian subjeck ditulis : Calon Peserta TOT Pendidikan Pemilih. Jika dokumen dikirim melalui pos, pada bagian kiri atas amplop di tulis Calon Peserta ToT Pendidikan Pemilih .

 

 

 

Peserta akan diseleksi oleh Tim Seleksi pada tanggal  17 – 19 Desember 2013 dan hasil seleksi diumumkan pada hari Rabu tanggal 20 Desember 2013. Panitia akan menghubungi peserta yang lulus seleksi, untuk mengikuti proses kegiatan selanjutnya.  Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Lina 081314919253 dan Farida 081331148988.

 

Demikian pengumuman kami sampaikan, diharapkan seluruh kader dapat menyebarluaskan pengumuman ini.  Atas perhatian dan kerjasamanya yang baik, tak lupa kami mengucapkan banyak terima kasih.

 

 

 

Jakarta, 22 November 2013

 

 

Dian Kartikasari, SH

Sekretaris Jenderal

 

Form CV dan Rekomendasi dapat di download di

[gview file=”http://www.koalisiperempuan.or.id/wp-content/uploads/2013/11/Pengumuman-Rekruitmen-Peserta-ToT-Pendidikan-Pemilih_2013.pdf”]

[gview file=”http://www.koalisiperempuan.or.id/wp-content/uploads/2013/11/Form-CV-CAlon-Peserta-ToT-Pendidikan-Pemilih_2013.doc”]

[gview file=”http://www.koalisiperempuan.or.id/wp-content/uploads/2013/11/Form-Rekomendasi-Calon-Peserta_2013.doc”]

 

ToT Fasilitator Pelatihan Pengorganisasian

ToT Fasilitator Pelatihan Pengorganisasian

Training of Trainer

Fasilitator Pelatihan Pengorganisasian

Jakarta, 24 September 2013

“ Saya sangat senang bisa mengikuti pelatihan ToT ini karena mengasyikkan dan membuat saya bertambah pengetahuan “ demikian kata salah satu peserta yang ditemui di sela-sela Training of Trainer Fasilitator Pelatihan Pengorganisasian yang diselenggarakan pada tanggal 16-21 September 2013 di Wisma PKK – Kebagusan – Jakarta Selatan.

Pelatihan ini diikuti oleh 26 peserta anggota Koalisi Perempuan Indonesia yang berasal mulai dari NTT sampai Aceh yang difasilitatori oleh Ibu Wardah dan Ibu Damaria Pakpahan . Semangat yang tinggi dan keinginan untuk belajar , pelatihan selama 5 hari ini sangat menarik dan memberi pembelajaran khususnya dalam memfailitasi Pelatihan. ToT ini diselenggarakan oleh Sekretariat Nasional dengan dukungan dari ICCO , yang bertujuan untuk bisa menghasilkan kader-kader yang nantinya diharapkan dapat menjadi fasilitator pelatihan CO Dasar.

admin

Fund Raising ; BP Samador – SIkka NTT

Fund Raising ; BP Samador – SIkka NTT

Sekilas

BP Samador da Cunha-KPI Cabang  Sikka

4

BP ini terletak di jantung kota Maumere…..dengan  jumlah anggota sekitar 40 orang…secara ekonomi,…kehidupan mereka sangat sulit…mereka adalah penjual ecer bensin di pinggir jalan….pedang sayuran yang sering modal tergantung pada rentenir….tapi semangat mereka tak surut…diskusi di BP adalah awal pencerahan untuk “perjuangan” bersama…karna disadari roda organisasi dan roda ekonomi butuh uang untuk mobilitasnya….

Perjuangan “pencerahan” untuk ibu-ibu Rumah tangga yang sangat lemah dari sisi pendidikkan formal bukanlah pekerjaan yang ringan bagi sekretaris BP…Ibu avila dengan segala cara pendekatan  mampu menggerakkan mereka untuk memulai suatu usaha pencarian dana….dalam diskusi bersama mereka menyepakati untuk membuat tempe sebagai salah satu cara mencari dana untuk “kehidupan pribadi dan keluarga…pertimbangannya kalau  ekonomi anggota “baik” maka tak akan kesulitan menjaring Iuran anggota….tekad bersama,usaha maju..tagihan iuran juga lebih besar misalnya  Rp 1000; menjadi Rp 2000; per bulan…tekad ini membuat …sekretaris BP  dan bendahara  tidak tangung-tanggung harus merogoh kocek pribadi untuk memulai usaha ini…

Usaha awal gagal….tapi mereka  pantang mundur….selanjutnya usaha ini mulai menunjukkan hasil…..

Melalui kesepakatan bersama,…jadwal dan kelompok kerja ditentukan…dua kelompok kepentingan  (KKP IRT dan KKP sektor Informal) berbagi jadwal untuk  bekerja…

Semangat juang yang luar biasa….alasan klasik masih membelit…”kami butuh tambahan modal agar usaha ini berkembang baik…karna terasa terlalu banyak jika 20 ibu harus mengerjakan tempe dari hasil 3 kg kedelai…Niat membagi ibu-ibu dalam kelompok kecil belum bisa terwujud karna modal yang masih kecil” kata ibu Fani (Bendahara BP ,ujung kiri/berbaju kuning)

 

Pengumuman Seleksi Peserta ToT Pengorganisasian

Pengumuman Seleksi Peserta ToT Pengorganisasian

Jakarta, 21 Agustus 2013

Pengumuman hasil seleksi peserta ToT Pengorganisasian dapat di akses di file dibawah ini :

 

[gview file=”http://www.koalisiperempuan.or.id/wp-content/uploads/2013/08/Pengumuman-Hasil-Seleksi-ToT-Pengorganisasian.pdf”]

[gview file=”http://www.koalisiperempuan.or.id/wp-content/uploads/2013/08/Lembar-konfirmasi.docx”]

admin

Pengumuman Rekrutmen Peserta ToT Pengorganisasian

Pengumuman Rekrutmen Peserta ToT Pengorganisasian

 

Pengumuman

Rekruitmen Peserta ToT Pengorganisasian

Nomor           : 058/ Internal/Setnas KPI/VI/2013

 

 

Sebagai organisasi massa gerakan, pengorganisasian merupakan syarat mutlak yang harus dilakukan untuk mengembangkan organisasi baik secara jumlah keanggotaan maupun structural. Koalisi Perempuan Indonesia merupakan salah satu organisasi massa yang telah melakukan pengorganisasian sejak tahun 2000. Proses pengorganisasian yang dilakukan telah membawa hasil yang cukup positif meskipun masih membutuhkan pembenahan baik dari segi kualitas mapun tools dalam mencetak kader pengorganisasian.

 

Upaya pembenahan tersebut sampai saat ini masih terus dilakukan, seperti menyempurnakan kurikulum yang sudah ada menjadi modul pelatihan, memperbanyak fasilitator yang akan men-training kader dan sampai pada menyiapkan kelengkapan pelatihan. Harapannya upaya-upaya tersebut dapat memperkuat organisasi dan keanggotaan secara terus menerus.

 

Berdasarkan hal tersebut di atas, Sekretariat Nasional mengundang kader Koalisi Perempuan Indonesia untuk mengikuti Pelatihan untuk Pelatih Pengorganisasian dengan ketentuan sebagai berikut :

 

Syarat :

  1. Anggota Koalisi Perempuan Indonesia.
  2. Bersedia mengikuti ToT Pengorganisasian dari awal hingga akhir.
  3. Mengirimkan CV dan surat rekomendasi  sebagai calon peserta.
  4. Bersedia mengikuti ketentuan yang berlaku, baik dalam lembar teknis untuk peserta maupun kesepakatan dalam forum training.
  5. 5.      Bersedia memfasilitasi training CO di mana pun

 

Kriteria :

  1. Memahami AD ART Koalisi Perempuan Indonesia.
  2. Memahami pengorganisasian masyarakat.
  3. Memiliki pengalaman mengorganisir masyarakat.
  4. Memiliki pengalaman memfasilitasi pelatihan

 

Bagi anggota yang berminat, silahkan mendaftarkan diri dengan cara mengirimkan CV dan surat rekomendasi (form terlampir) kepada panitia dengan alamat koalisip1@yahoo.com, sekretariat@koalisiperempuan.or.id cc  yunani_aja@yahoo.com. Pendaftaran kami terima paling lambat pada tanggal 26 Juli 2013.

 

 

Peserta akan diseleksi oleh Tim Seleksi pada tanggal 1 – 2 Agustus 2013 dan hasil akan diumumkan pada minggu 19 Agustus 2013. Jika ada hal-hal yang kurang jelas, silahkan menghubungi kami melalui Yunani (0813 1040 4523 / 0818 0707 1268) atau Sutriyatmi (0813 8536 0592).

 

Bagi peserta yang terseleksi, panitia akan menghubungi lebih lanjut untuk mengikuti tahapan proses berikutnya. Demikian pengumuman ini disampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

 

Jakarta, 26 Juni 2013

 

 

 

Dian Kartikasari, SH

Sekretaris Jenderal

 

 

Profil BP DEWI SARTIKA – KPI CABANG SIKKA

Profil BP DEWI SARTIKA – KPI CABANG SIKKA

Sekilas …………….
Dewi Sartika Masa Kini
(Profil BP DEWI SARTIKA –KPI CABANG SIKKA)

Dewi sartika…
salah satu pejuang pendidikkan perempuan Indonesia…
yang hidup dalam kurun waktu 1884-1947….

Dewi sartika kini telah tiada….
tapi semangatnya telah menitis dalam diri Ibu-ibu di BP DEWI SARTIKA Koalisi Perempuan Indonesia Cabang Sikka …..

1

Mereka terbelit dalam berbagai masalah ekonomi rumah anggota….
BELUM LAGI Beban ganda sebagai istri…ibu….dan penopang nafkah keluarga….

Mereka tak pernah surut dalam berjuang….Sekretariat BP…adalah tempat berdiskusi….serta mencari solusi kehidupan pribadi dan peliknya kebersamaan dalam berorganisasi….masalah klasik bagi semua organisasi adalah kendala keuangan….tapi kendala ini tak melemahkan mereka untuk berjuang…kendala ini justru dijadikan sebagai salah satu motivasi untuk berkumpul dan berjuang bersama……menurut ibu Meri Jano “sang nakhoda” kapal Dewi sartika….bahwa mereka harus berusaha menghidupi organisasi dari sisi keuangan(belum memiliki kas) dan juga sebagai salah salah satu cara mewadahi dan mengembangkan talenta yang dimiliki ibu-ibu sehingga dapat menghasilkan Sesuatu yang dapat mendukung kehidupan ekonomi rumah tangga…..

Tutur Koodinator kelompok kepentingan Miskin Kota (Ibu Ester Kartini)….”kami mencari dana dengan cara membuat berbagai makanan
2 dari bahan local seperti ubi kayi,daun ubi,jagung dan kacang-kacangan…dalam kelompok kepentingan Miskin Kota ,sebagian besarnya adalah buruh cuci rumah tangga …yang diupah sangat minim…sehingga istilah “kais pagi,makan pagi”…itu sangat tepat untuk ibu-ibu dalam kelompok ini….sehingga dengan mencari dana bersama…terasa sedikit meringankan beban ekonomi rumah tangga….suatu pemandangan yang miris…ketika seorang ibu,menciumi toples berisi uang 80 ribu…yang dirasa sangat luar biasa hasil jualan di suatu senja….

 

3Kegiatan ini diawali dengan “aksi nekad”bendahara BP…. Bendahara menjadi “garda”depan mewujudkan inisiatif fundraising….dengan modal awal dari uang pribadi bendahara
(Ibu Patris)….aksi ini seperti gayung bersambut,ketika sukses ada di depan mata…setiap kelompok kepentingan membuat program untuk mencari dana…kemudian sebagai modal dari kelompok kepentingan mengumpulkan modal dan membeli bahan dan mengoalh bersama-sama dan dijual di Balai dewi sartika,….tempat jualan mereka berada di depan rumah Ibu ester kartini(Koordinator kelompok kepentingan miskin kota)

 

Di “tedang” inilah (bahasa daerah setempat untuk menyebut meja dari bambu) sejuta harap tertumpu…harap agar dapur tetap berasap…harap agar roda organisasi tetap jalan…memang uang bukanlah segala-galanya…tapi

4

 

 segala-galanya butuh uang…..

“tedang” ini dikerjakan secara sukarela oleh suami dari Ibu ester kartini(Koordinator kelompok kepentingan Miskin kota )…
tedang… saksi bisu perjuangan perempuan dan juga saksi dukungan dari para suami yang ingin para istri
ditempatkan dalam posisi ”terhormat”

5Inilah sebagian suami dari para ibu-ibu BP Dewi Sartika yang sangat mendukung kegiatan istri mereka.. gambar ini diambil saat acara intern BP (28 April 2012)…acara refreshing di alam bebas…diisi dengan cerdas cermat tentang pengetahuan per”KPI”an dan pengetahuan umum tentang perempuan dan anak….

Para suami mensupport kegiatan istri dengan menyerahkan kado untuk ‘sang juara”…bahkan para suami yang baik ini,ingin sekali-kali mengikuti pertemuan KPI6…mereka ingin tahu,apa yang dibicarakan/didiskusikan istrinya saat di BP,…tentu dengan maksud baik untuk memberi ide,jika dibutuhkan…..

7Diceritakan pula oleh ibu maria Feni Polu (Koordinator kelompok kepentingan sector informal ) bahwa setiap anggota kelompok kepentingan dikontrol oleh dewan kelompok kepentingan atau coordinator KKP-nya untuk mengambil bagian mulai dari belanja,pengolahan,sampai promosi…penjualan dan mengantar ke rumah konsumen….Konsumen terdiri dari Masyarakat setempat dari RT sampai kelurahan ,LSM (Yakestra) sahabat KPI (JPIC) dll

program ini berjalan cukup baik…karna manajemen yang sederhana tapi terarah…misalnya dibuat pengaturan jadwal dan menu…
Ini adalah Jawal dan menu yang terpampang di “bale-bale”KPI

Menu

Mereka telah memulai….langkah mereka tertatih…tapi tekad mereka….langkah ini tak boleh berhenti…karna satu keyakinan…banyak sahabat yang  dijumpai dalam setiap tapak mereka ,,,,yang siap mendukung mereka untuk tetap maju menggapai kehidupan yang adil dan demokratis…..

Pengalaman Balai Perempuan Dewi Sartika – Cabang Sikka

Pengalaman Balai Perempuan Dewi Sartika – Cabang Sikka

Sekilas …………….

Dewi Sartika Masa Kini

(Profil BP DEWI SARTIKA –KPI CABANG SIKKA)

 

Dewi sartika…salah satu pejuang pendidikkan perempuan  Indonesia…yang hidup dalam kurun waktu 1884-1947….

Dewi sartika kini telah tiada….tapi semangatnya telah menitis…dalam diri Ibu-ibu  di BP DEWI SARTIKA  Koalisi Perempuan Indonesia ..Cabang Sikka …..

 

Mereka terbelit dalam berbagai masalah ekonomi rumah anggota….

BELUM LAGI Beban ganda sebagai istri…ibu….dan penopang  nafkah  keluarga….

Mereka tak pernah surut dalam berjuang….Sekretariat BP…adalah tempat berdiskusi….serta mencari solusi kehidupan pribadi dan peliknya kebersamaan dalam berorganisasi….masalah klasik bagi semua organisasi adalah kendala keuangan….tapi kendala ini tak melemahkan mereka untuk berjuang…kendala ini justru dijadikan sebagai salah satu motivasi untuk berkumpul dan berjuang bersama……menurut ibu Meri Jano “sang nakhoda”  kapal Dewi sartika….bahwa  mereka harus  berusaha menghidupi organisasi dari sisi  keuangan(belum memiliki kas) dan juga sebagai salah salah satu  cara mewadahi dan mengembangkan talenta yang dimiliki ibu-ibu  sehingga dapat menghasilkan Sesuatu yang dapat mendukung kehidupan ekonomi rumah tangga…..

 

 

Tutur  Koodinator kelompok kepentingan  Miskin Kota  (Ibu Ester Kartini)….”kami mencari dana dengan cara  membuat berbagai makanan dari bahan local seperti ubi kayi,daun ubi,jagung dan kacang-kacangan…dalam kelompok kepentingan  Miskin Kota  ,sebagian besarnya adalah buruh cuci rumah tangga …yang diupah sangat minim…sehingga  istilah “kais pagi,makan pagi”…itu sangat tepat untuk ibu-ibu dalam kelompok ini….sehingga dengan  mencari dana bersama…terasa sedikit meringankan beban ekonomi rumah tangga….suatu pemandangan yang miris…ketika seorang ibu,menciumi toples berisi uang 80 ribu…yang dirasa sangat luar biasa hasil jualan di suatu senja….

Kegiatan ini diawali dengan “aksi nekad”bendahara  BP…. Bendahara  menjadi “garda”depan mewujudkan inisiatif fundraising….dengan modal awal dari uang pribadi bendahara

(Ibu Patris)….aksi ini seperti gayung bersambut,ketika sukses ada di depan mata…setiap kelompok kepentingan membuat program untuk mencari dana…kemudian sebagai modal dari kelompok kepentingan mengumpulkan modal dan membeli bahan dan mengoalh bersama-sama dan dijual di Balai dewi sartika,….tempat jualan mereka berada di depan rumah Ibu ester kartini(Koordinator kelompok kepentingan miskin kota)

 

Di “tedang” inilah (bahasa daerah setempat untuk menyebut meja dari bambu) sejuta harap tertumpu…harap agar dapur tetap berasap…harap agar roda organisasi tetap jalan…memang uang bukanlah segala-galanya…tapi segala-galanya butuh uang…..

 

“tedang” ini dikerjakan secara sukarela oleh suami dari Ibu ester kartini(Koordinator kelompok kepentingan Miskin kota )…

tedang… saksi bisu perjuangan perempuan dan  juga saksi dukungan dari para suami yang ingin para istri ditempatkan dalam posisi ”terhormat”

 

Inilah  sebagian suami dari para ibu-ibu BP Dewi Sartika yang sangat mendukung  kegiatan istri mereka.. gambar ini diambil saat acara intern BP (28 April 2012)…acara refreshing di alam bebas…diisi dengan cerdas cermat tentang pengetahuan per”KPI”an dan pengetahuan umum tentang perempuan dan anak….

 

 Para suami mensupport kegiatan istri dengan menyerahkan kado untuk  ‘sang juara”…bahkan  para suami yang baik ini,ingin sekali-kali mengikuti pertemuan KPI…mereka ingin tahu,apa yang dibicarakan/didiskusikan  istrinya saat di BP,…tentu dengan maksud baik untuk memberi  ide,jika dibutuhkan…..

 

 diceritakan pula oleh  ibu maria Feni Polu (Koordinator kelompok kepentingan sector informal ) bahwa setiap anggota kelompok kepentingan dikontrol oleh dewan kelompok kepentingan atau coordinator KKP-nya untuk mengambil bagian mulai dari belanja,pengolahan,sampai promosi…penjualan dan mengantar ke rumah konsumen….Konsumen terdiri dari Masyarakat setempat dari RT sampai kelurahan ,LSM (Yakestra) sahabat KPI  (JPIC) dll

 

program ini berjalan cukup baik…karna manajemen yang sederhana tapi terarah…misalnya dibuat pengaturan jadwal dan menu…

Mereka telah memulai….langkah mereka tertatih…tapi tekad mereka….langkah ini tak boleh berhenti…karna satu keyakinan…banyak sahabat yang  dijumpai dalam setiap tapak mereka ,,,,yang siap mendukung mereka untuk tetap maju menggapai kehidupan yang adil dan demokratis…..Â