Konfrensi Cabang Sumbawa Besar & Pendidikan Kader Dasar

Konfrensi Cabang Sumbawa Besar & Pendidikan Kader Dasar

Sumbawa besar adalah salah satu kabupaten yang ada di Nusa Tenggara Barat yang pada tanggal 19 Agustus 2011 menyelenggarakan konfrensi cabang yang pertama. Bertempat di gedung Aula Universitas Samawa konfrensi cabang Sumbawa Besar diawali dengan seminar untuk memperkenalkan Organisasi Koalisi Perempuan Indonesia. Konfrensi cabang pertama ini dihadiri oleh sekiatr 100 anggota yang berasal dari Balai Perempuan yang ada di Sumbawa Besar .

Setelah melalui Proses persidangan dan diskusi dalam konfercab maka terpilih kepengurusan cabang Sumbawa Besar periode 2011 – 2014 yang memilih Yusraneti sebagai Sekretaris Cabang dan 9 Dewan kelompok Kepentingan yang terdiri dari Elly Karmely ( Buruh Migran), Sovia Noviantry Rayes ( Profesional ), Fitri Andriani ( Pemuda, pelajar dan mahasiswa ), Yuli Indra Dewi ( Ibu Rumah Tangga ), Buniara ( perempuan miskin kota), Mastari ( lansia )Fitri Nuryasari ( Masyarakat adat ), Wardatul jannah (Miskin desa ) dan Nuraini ( pesisir dan nelayan ), pada saat itu juga langsung dilakukan pelantikan oleh pengurus wilayah NTB.

Sebagai langkah awal untuk membentuk kader yang militan pada tanggal 25 September 2011 di selenggarakan pendidikan kader dasar berlangsung di Gedung Olah raga Mampis Runggan Sumbawa Besar.  Pendidikan diikuti oleh 30 anggota yang berasal dari 3 balai Perempuan dan difasilitasi oleh Dian Aryani salah satu Presidium wilayah NTB.

 

Berinternet yang Sehat

Berinternet yang Sehat

Sekarang ini hampir sudah mengetahui apa itu internet dan bagi orang yang awam internet pasti yang dia tahu tentang internet itu facebook,mengapa ian katakanbegitu karena kebanyakan orang mengenal internet melalui situs jejaring social yang kita kenal sekarang ini facebook dan
friendster,Bagi teman teman ian yang umurnya dibawah ian pasti baru mengenal internet melalui facebook dan bagi teman ian yang umurnya di atas ian pasti baru mengenal internet melalui friendster.

Jikalau sedang berinternet ria kita harus tahu tips berinternet yang baik karena jika tidak menggunakan tips berinternet yang baik maka akan membuat masalah dalam diri kita yaitu :
1. Kesehatan Psikologis
2. Kesehatan Fisik
3. Kesehatan Sosial
4. Kesehatan Lingkungan Alam
5. Kesehatan Duit
6. Kesehatan Pendidikan

Itu menurut ian loh kalau ada yang kurang setuju tidak mengapa,tetapi kalau ian lihat memang itu terjadi kalau kita tidak menggunakan tips berinternet yang baik,Setelah ian beritahu masalahnya sekarang ian beritahu cara supaya tidak bermasalah seperti point yang diatas.
Tips Berinternet yang baik

1. Tetapkan waktu berinternet sobat karena jangan sampai karena berinternet kita lupa solat dan mengerjakan tugas yang lebih penting.. Saran ian : Tetapkan jadwal berinternet sekitar jam 3 sore karena kebanyakan anak sekolah pulang siang jam 2 dan gunakan 1 jam itu buat solat,makan dll setelah itu berinternet

2. Jika ingin berinternet buatlah niat untuk ngapain sobat berinternet apakah untuk bermain game online,facebookan,cari tugas atau ngeblog karena jika tidak ada tujuan malah akan membuang waktu berharga sobat dan malah kalu tidak ada tujuan ujung ujungnya buka situs porno

3. Kadangkala kalau sudah hobby berinternet ria suka lupa sama teman teman kita maka dari itu
sempatkan waktu kita untuk bermain bola jam setengah lima atau ngumpul ngumpul bersama teman kita dan jika pada hari libur ajaklah ke warnet teman teman anda lalu mainlah bersama game online.

4. Gunakan software yang dapat mempercepat kinerja browser kita seperti speedy fox dan ccleaner karena jika browser lemot tidak membuang waktu dan duit sobat.

5. Pada saat berinternet ria usahakan jangan lupa membuka situs seperti detik.com okezone.com kaskus.us supaya pada saat berinternet ria juga dapat belajar dan mencari informasi dan usahakan bahwa internet malahan membuat kita pintar dan berwawasan..

6. Usahakan jangan terlalu lama bermain internet karena akan membuat kesehatan kita terganggu…Saran ian : Main setidaknya 3 jam saja jangan lebih dari 3 jam kalau ingin bermain lagi usahakan istirahat dulu

7. Hentikan melihat ke layar monitor, dan mulai menatap objek yang jauh untuk beberapa saat, hal ini perlu dilakukan untuk mencegah stress pada otot lensa mata anda karena terus menerus dipaksa berkontraksi pada kondisi yang sama terus menerus, lakukan hal ini dalam interval yang tetap dan jangka waktu yang kira-kira bersamaan

8. Kalau sobat senang dan hobby download jangan lupa gunakan software yang dapat mempercepat proses download seperti internet download manager,dengan ini kita jadi bisa menghemat waktu Dan jadi tidak berlama lama berinternet.

sumber: http://septian-gusonela.blogspot.com/2010/02/tips-berinternet-yang-baik.html

Menjaga Kesehatan ke Perempuanan

Menjaga Kesehatan ke Perempuanan

Menjaga kesehatan bagi perempuan biasanya memang agak sedikit lebih rumit karena tubuh perempuan sendiri kompleks. Banyak hal harus dilakukan untuk menjaga kesehatan bagian dalam perempuan, misalnya dengan melakukan pemeriksaan payudara dan papsmear mencegah kanker secara berkala untuk , ataupun dengan Medical Check-up satu kali setahun.

Adapun pemeriksaan kesehatan yang perlu dilakukan secara berkala untuk kaum perempuan adalah:

Papsmear, biasanya dilakukan 1 tahun sekali dengan biaya sekitar Rp. 70.000. Pemeriksaan dilakukan 10-14 hari maksimal setelah menstruasi / setelah bersih. Hasil pemeriksaan dapat diterima dalam 4 hari.
Pemeriksaan payudara, terdiri dari:
– Mammography (pemeriksaan dengan sinar X), dilakukan 1-2 tahun sekali tergantung dari pemeriksaan Dokter. Biayanya sekitar RP. 200.000. Mammography ini ditujukan untuk usia 35 tahun keatas, karena dibawah usia tersebut jaringan payudara masih padat dan sinar X tidak bisa menembus. Pemeriksaan dilakukan setelah menstruasi.
– Usgmamma (pemeriksaan payudara dengan cara sama seperti USG, yaitu payudara diolesi dengan produk seperti gel), dilakukan 3 bulan / 6 bulan / 1 tahun sekali. Biayanya sekitar Rp. 165.000. Tidak tergantung usia tertentu.

Olahraga secara teratur dapat turut membantu menjaga kesehatan, bila perlu lakukan juga pemijatan spa treatment secara berkala, karena pemijatan dapat melancarkan peredaran darah dan membuat efek relaksasi. Pilihlah tempat Spa yang bersih dengan tehnik pemijatan yang benar untuk hasil yang maksimal.

Belajarlah juga untuk melakukan pemijatan diri sendiri, yang penting untuk diketahui, agar bisa diterapkan dalam keadaan-keadaan emergency tertentu. Menjaga kesehatan secara tradisional pun dapat tetap dilakukan di jaman modern seperti sekarang ini karena memang manfaatnya tetap ada, hanya mungkin agak cukup merepotkan di dalam persiapannya sehingga banyak dari perempuan masa kini yang mulai meninggalkan cara merawat kesehatan secara tradisional.

Cara untuk sehat lainnya adalah dengan menghindari merokok dan begadang sebisa mungkin, karena tidur malam penting, tidak sama, tidak sebanding hasilnya bila dibayar dengan tidur siang setelah begadang.
Mengatur pola makan seimbang dan sehat juga berperan dalam menjaga kesehatan tubuh. Konsumsi pula vitamin, karena kekurangan asupan gizi dari cara memasak yang tidak benar dapat tergantikan dengan mengkonsumsi vitamin tertentu dalam dosis yang dianjurkan.

Untuk kesehatan luar perlu juga diperhatikan untuk secara berkala mengganti handuk dan menjaga kebersihan peralatan mandi, mencuci tangan dimana diperlukan, misalnya setelah menggunakan toilet, berjabat tangan, setelah bepergian ataupun setelah memegang uang, karena sumber penyakit bisa datang dari sana. Dalam periode tertentu, periksakan pula kesehatan gigi. Hindari berbagi perlengkapan pribadi dengan orang lain. Itu bukan suatu bentuk keakraban, tetapi sumber penularan penyakit bila salah satu pihak tidak menjaga kebersihan dirinya.

sumber : http://duniaperempuan.com/menjaga-kesehatan-perempuan.html

Menko Kesra Agung Laksono buka Pernas AIDS 2011 di Jogjakarta

Menko Kesra Agung Laksono buka Pernas AIDS 2011 di Jogjakarta

Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat membuka perhelatan Pertemuan Nasional AIDS IV yang berlangsung dari tanggal 3-6 Oktober 2011 yang diawali dengan forum komunitas dua hari sebelumnya. Pertemuan yang mengambil tema ” Pertemuan pembahasan Kemajuan dan Tantangan penanggulangan AIDS Nasional dalam pencapaian target MDG’s untuk HIV & AIDS tahun 2015 ” ini dihadiri oleh 33 KOmisi Penanggulangan AIDS Propinsi ( KPAP ) , Kabupaten , masyarakat sipil dan semua stake holder yang terlibat dalam penanggulan AIDS. Ada sekitar 1500 peserta yang akan mendiskusikan bagaimana penanggulangan AIDS dan berbicara tantangan yang akan dihadapi untuk mewujudkan Millenium Develpoment Goals. 

Dalam sambutannya Menko Kesra mengatakan bahwa percepatan penanggulangan AIDS di daerah akan diperkuat untuk mencapai Pencapaian MDGs di tahun 2015.

Perempuan dan Perdamaian

Perempuan dan Perdamaian

Kawan-kawan yang ada di sekitar Banda Aceh…..Ada pertunjukan bagus dari Koalisi Perempuan Indonesia wilayah Aceh kerja bareng dengan UN WOMEN     yaitu Serial Komedi / Bermain Peran Melalui Media 
            TV Eng Ong  yang juga  dibantu oleh teman-teman Tikar Pandan.
Tempatnya di Desa Lamjabat, depan Balai Inong – Banda Aceh . Jam 20.00 WIB sampai selesai pada tanggal 30 September 2011.  Jangan lupa …..
Saleum
Koalisi Perempuan Indonesia  Wilayah Aceh
Konfrensi Cabang Kabupaten Bandung

Konfrensi Cabang Kabupaten Bandung

Konferensi cabang Kabupaten Bandung dilaksanakan pada tanggal 17 September 2011 dan dihadiri oleh 57 peserta. Kegiatan konfrensi diawali dengan seminar menghadirkan Bupati Kabupaten Bandung yang berbicara tentang Tantangan dan peluang dalam pencapaian target MDGs melalui percepatan Pencapaian MDGs di Kabupaten Bandung.

Setelah melalui sidang – sidang dalam konfrensi cabang maka terpilih pengurus Cabang 2011-2014 adalah Ibu Heti sebagai Sekretaris Cabang Kabupaten Bandung dan dewan kelompok kepentingan sebagai berikut :

Ibu Rumah Tangga                              : Wiwin W

Lansia                                                  : Tuti Ks

Pemuda pelajar dan mahasiswa        : Siti Jubaedah

Profesional                                          : Teti Haryati

Informal                                              : Nurela

Lajang, janda dan kepala keluarga    : Hani

Buruh                                                  : Cicin Cintawati

Selamat Bekerja untuk kemajuan organisasi ..

sumber : laporan Konfercab

Pendidikan Kader Dasar di Kendal

Pendidikan Kader Dasar di Kendal

Balai Perempuan Harapan Kita terletak di desa Korowelang Kulon, Cepiring Kendal. Salah satu desa pesisir yang ada di pantai Utara Kendal ini telah berlangsung kegiatan Pendidikan Kader Dasar untuk anggota Koalisi Perempuan Indonesia pada tanggal 23 – 25 September 2011 yang di fasilitasi oleh Riris dan Ruli .

Kegiatan 3 hari ini diikuti oleh kurang lebih 23 anggota Balai Perempuan yang kesehariannya sebagai nelayan dan juga istri nelayan. Pendidikan yang diperuntukkan bagi anggota untuk memperkuat tentang keorganisasian Koalisi Perempuan menghasilkan beberapa hal yang harus dilakukan antara lain adanya pertemuan bulanan di Balai Perempuan, memasukkan wacana / pengetahuan tentang perempuan di dalam pertemuan PKK ataupun juga peningkatan kapasitas / kemampuan anggota untuk ekonomi produktif . Selain itu ada beberapa rekomendasi untuk cabang selalu melakukan monotoring dan juga kunjungan , kegiatan ekonomi produksi dan sebaran media informasi organisasi sampai ke tingkat Balai Perempuan.

Workshop “Transformational Women’s Leardership”

Workshop “Transformational Women’s Leardership”

Workshop “Transformational Women’s Leadership ”

Workshop ini ditujukan untuk anggota legislatif perempuan . Kegiatan selama 3 hari ini diselenggarakan pada tanggal 26-28 September 2011 di Kendari yang dihadiri oleh kurang lebih 18 orang terdiri anggota legislatif perempuan dan pengurus partai politik .

Kendari adalah Kota ke tujuh (7) setelah Bengkulu, Semarang, Bandung, Mataram, Surabaya dan Yogyakarta. Kegiatan yang di selenggarakan oleh Koalisi Perempuan Indonesia dan Search for Commond Ground ini sudah dimulai pada awal tahun 2011.

Konflik Ambon ” Bukti Pentingnya Percepatan Pembahasan dan Pengesahan RUU Penanganan Konflik”

Konflik Ambon ” Bukti Pentingnya Percepatan Pembahasan dan Pengesahan RUU Penanganan Konflik”

Pernyataan Koalisi Perempuan Indonesia untuk Keadilan dan Demokrasi:

KONFLIK AMBON

BUKTI PENTINGNYA PERCEPATAN PEMBAHASAN DAN PENGESAHAN : 

RUU PENANGANAN KONFLIK

 

Sebagaimana diberitakan oleh berbagai media massa, telah terjadi  bentrok antar warga di Kota Ambon pada Minggu, 11 September 2011 yang terjadi akibat rumor terkait tewasnya seorang tukang ojek di Ambon, karena dibunuh oleh kelompok tertentu. Akibat isu itu, kemudian terjadi bentrok antar dua kelompok yang mengakibatkan 6 orang tewas, lebih dari 100 orang luka-luka, 7 kendaraan roda empat dan 11 kendaraan roda dua dibakar, serta 116 unit rumah dibakar.

 

Situasi konflik di Ambon merupakan pengulangan terhadap berbagai bentuk konflik  yang terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia, selama sepuluh tahun terakhir.

 

Ribuan orang, laki-laki, perempuan, anak-anak, kaum muda dan kaum lanjut usia menjadi korban seperti meninggal secara sia-sia, luka dan cacat serta kehilangan harta dan harapan untuk membangun masa depan yang lebih baik. Konflik, di berbagai wilayah di Indonesia adalah bentuk pemiskinan dan ancaman Keamanan Manusia (Human Security) secara nyata yang datang secara tiba-tiba, sesaat atau berkepenjangan dan menghancurkan hampir seluruh sendi kemanusiaan dan kemasyarakatan.

 

Meski korban dan kerugian telah banyak terjadi, namun pemerintah tidak juga memiliki strategi dan acuan hukum untuk melakukan pencegahan dan penanganan yang dapat dilakukan secara sistematis untuk menghindarkan jatuhnya korban yang tidak perlu terjadi.

 

Pemerintah dan DPR RI sebagai pembuat undang-undang berkewajiban untuk merumuskan dan membahas undang-undang yang dapat dijadikan panduan dalam melakukan berbagai upaya pencegahan dan penghentian konflik serta penanggulangan korban konflik.

 

Di sisi lain, Program Legislasi Nasional (Prolegnas 2011) telah mengagendakan pembahasan dan pengesahan RUU Penanganan Konflik. Namun hingga September ini, belum ada tanda-tanda bahwa RUU Penanganan Konflik akan dibahas dan disahkan di tahun 2011 ini.

 

Sehubungan dengan pentingnya diterbitkan Undang-undang Penanganan Konflik sebagai rujukan melakukan berbagai langkah pencegahan, penghentian dan penanggulangan konflik, Koalisi Perempuan Indonesia untuk Keadilan dan Demokrasi menyampaikan :

 

  1. Menyerukan kepada DPR RI dan Pemerintah untuk mempercepat pembahasan dan pengesahan RUU Penanganan Konflik Sosial.
  2. Memastikan dilakukannya konsultasi public yang melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat sipil dalam proses pembahasan RUU Penanganan Konflik.

 

 

 

  1. Memasukkan ke dalam RUU Penanganan Konflik tentang ketentuan larangan dan pemidanaan bagi tiap pelaku pelanggaran larangan tentang :
    1. a.      Larangan Penghasutan dan penyebaran kebencian
    2. b.      Larangan menggerakkan orang/kelompok orang untuk berkonflik.
    3. c.       Larangan memberikan dukungan untuk melakukan konflik
    4. d.      Larangan penggunaan /pelibatan anak-anak dalam konflik
    5. e.      Larangan menjadikan perempuan, anak dan kelompok rentan sebagai target untuk penundukan lawan konflik
    6. f.        Larangan pemanfaatan situasi konflik

 

  1. Memasukkan ke dalam RUU Penanganan Konflik berbagai Resolusi dan Optional Protokol yang diterbitkan PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa), untuk memberikan perlindungan bagi perempuan dan anak-anak di wilayah konflik, serta pelibatan  aktif perempuan dalam tiap tahapan pencegahan konflik dan perundingan perdamaian, sebagaimana diatur dalam :
    1. Protokol Opsional Pada Konvensi Tentang Hak Anak Tentang Keterlibatan Anak Dalam Konflik (A/RES/54/263)
    2. Resolution 1882  ( S/Res/1882 (2009))
    3. Resolution 1820 (S/Res/1820 (2008))
    4. Resolution 1325 (S/Res/1325 (2000))
    5. Resolution 1889 (S/Res /1889(2009))
    6. Resolution 1888 (S/Res/1888 (2009))

 

  1. Memastikan dilakukannya harmonisasi  terhadap RUU Penanganan Konflik dengan Undang-undang nasional yang telah ada seperti UU tentang Perlindungan Anak, UU Pemerintahan Daerah dan Undang-undang yang mengatur terkait dengan Pertahanan dan Keamanan.

Demikian Pernyataan ini disampaikan. Koalisi Perempuan Indonesia memberikan perhatian penuh pada pembahasan RUU Penanganan Konflik dan akan terus memantau serta memberikan masukkan dalam proses pembahasannya.

 

Jakarta, 14 September 2011

 

Dian Kartikasari                                                                                                        

Sekretaris Jenderal       

 

                                                                                               

Informasi selanjutnya Hubungi : Theresia Mike V Tangka No HP. 0813329292509