[gview file=”http://www.koalisiperempuan.or.id/wp-content/uploads/2019/11/Tata-Tertib-Kampanye-Pemilihan-Calon-Pengurus-Nasional_2020.doc”]

untuk Keadilan dan Demokrasi

[gview file=”http://www.koalisiperempuan.or.id/wp-content/uploads/2019/11/Tata-Tertib-Kampanye-Pemilihan-Calon-Pengurus-Nasional_2020.doc”]

PENGUMUMAN
Nomor : 03 / PANPILNAS-KPI / X / 2019
Salam Keadilan dan Demokrasi
Merespon surat permintaan dari para pengurus wilayah yang dikirim pada tanggal 30 Oktober 2019 tentang permohonan untuk memperpanjang waktu pendaftaran calon pengurus nasional. Untuk merespon hal tersebut kami selaku panitia pemilihan pengurus nasional telah melakukan koordinasi dengan Panitia Pengarah (SC).
Berdasarkan SK Panitia Pengarah Kongres Nasional V Nomor: 001/SC-Kornas V/Pilnas/X/2019 Tentang Perpanjangan Waktu Pendaftaran Calon Pengurus Nasional Koalisi Perempuan Indonesia maka panitia pemilihan pengurus nasional akan memperpanjang waktu pendaftaran calon pengurus nasional selama 20 hari (dua puluh) yaitu sampai dengan tanggal 20 November 2019 pukul 17.00 wib dan untuk Kelompok Kepentingan (KK) Perempuan Yang dilacurkan (Pedila), KK Anak Marjinal, KK Lesbian Biseksual dan Transgender (LBT) diberikan affirmasi batas waktu pendaftaran Calon Pengurus Nasional sampai dengan tanggal 1 Desember 2019.
Demikian untuk menjadikan periksa dan atas perhatiannya diucapkan terima kasih banyak.
Hormat saya
Jakarta, 31 Oktober 2019
Panitia Pemilihan Pengurus Nasional
Stephana Sanith Kono
Ketua Panitia

[gview file=”http://www.koalisiperempuan.or.id/wp-content/uploads/2019/10/Salinan-UU-Nomor-16-Tahun-2019-.pdf”]

PERNYATAAN KOALISI PEREMPUAN INDONESIA
TENTANG
PEREMPUAN DAN PEMBENTUKAN KABINET KERJA II
Koalisi Perempuan Indonesia mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo dalam menyusun Kabinet Kerja I, yang menempatkan 9 perempuan untuk menduduki posisi sebagai menteri. Jumlah tersebut mencapai 30 % dari total jumlah menteri yang ada.
Koalisi Perempuan Indonesia mencermati bahwa kinerja menteri-menteri perempuan sangat baik dan menunjukkan capaian yang membanggakan selama masa baktinya. Lebih dari itu, Koalisi Perempuan Indonesia memberikan penghargaan pada ke 9 menteri perempuan Kabinet Kerja I, selain kinerjanya cukup baik, juga tidak satu pun diantara mereka terlibat dalam kasus korupsi. Hal ini membuktikan bahwa Perempuan mampu memimpin dan mewujudkan pemerintahan yang bersih.
Secara khusus Koalisi Perempuan Indonesia memantau kinerja Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA). Selama lima tahun ini KPPPA menunjukkan kemajuan yang signifikan di bidang perlindungan anak. Namun sayangnya, Agenda Nasional tentang Pemberdayaan Perempuan, Pengarusutamaan Gender di segala bidang Pembangunan, Perencanaan dan Penganggaran Responsif gender & Pemberdayaan Politik bagi perempuan, yang telah dirumuskan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN), tidak mengalami kemajuan yang berarti. Bahkan sama sekali tidak menjadi diskusi dalam Perencanaan dan Pelaksanaan pembangunan. Padahal Indonesia berkomitmen mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), dimana agenda pembangunan global ini hanya akan tercapai bila Pengarusutamaan Gender dalam pembangunan sungguh-sungguh diterapkan oleh pemerintah di semua tingkatan.
Dalam beberapa kesempatan, menteri KPPPA menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo merupakan satu dari 10 kepala negara yang dikukuhkan sebagai duta kampanye Global He for She, yaitu pelibatan laki-laki untuk mencapai Kesetaraan dan Keadilan Gender (KKG) serta Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan (PKtP). Sayangnya, capaian yang membanggakan di tingkat Internasional ini tidak mampu dikelola oleh KPPPA sebagai modalitas untuk meningkatkan partisipasi laki-laki dalam mewujudkan KKG dan PKtP di tingkat nasional dan daerah.
Sehubungan dengan akan dibentuknya Kabinet Kerja II periode 2019-2024 Koalisi Perempuan Indonesia merekomendasikan kepada Presden Joko Widodo, sebagai berikut, Presiden Joko Widodo diharapkan :
Demikian rekomendasi ini disampaikan, kiranya dapat dijadikan pertimbangan oleh Presiden Joko Widodo dalam menentukan dan membentuk Kabinet Kerja II
Jakarta 18 Oktober 2019
Salam Hormat
Dian Kartikasari,
Sekretaris Jenderal

[gview file=”http://www.koalisiperempuan.or.id/wp-content/uploads/2019/10/KOMITMEN-KOALISI-PEREMPUAN-INDONESIA.pdf”]

PENGUMUMAN PENTING
Tata cara menjadi peserta Kongres Nasional V Koalisi Perempuan Indonesia untuk Keadilan dan Demokrasi
1. Selenggarakan rapat balai perempuan, cabang dan wilayah untuk menentukan utusan peserta kongres nasional
2. Tuliskan hasil rapat dalam berita acara
3. Kirimkan berita acara rapat ke sekretariat nasional dengan melampirkan daftar utusan peserta kongres (peserta yang memiliki hak suara dan peserta peninjau) dan SK kepengurusan yang masih berlaku
4. Penentuan peserta kongres nasional berdasarkan AD/ART pasal 22 (baca dan cermati ya)
5. BIAYA TRANSPORTASI PP DITANGGUNG OLEH PESERTA
6. Panitia hanya menyediakan akomodasi (penginapan, makan 3X sehari dan 2X snack)
7. Informasi lebih lengkap, hubungi Meidina Inggrid atau pengurus wilayah, cabang dan balai perempuan masing-masing.
8. Segeralah menabung dan booking tiket kereta, pesawat, kapal dan bus ke Desa wisata Bejijong, kec. Trowulan, kab. Mojokerto, Jawa Timur.




Pernyataan Koalisi Perempuan Indonesia
Memperingati Hari Tani Nasional
“Hapuskan Diskriminasi dan Pelemahan Terhadap Perempuan Petani”
Ketahanan pangan suatu bangsa sangat bergantung pada keberdayaan Petani dalam bangsa itu. Namun fakta menunjukkan bahwa Perempuan Petani di Indonesia, kurang berdaya akibat sejumlah tindak diskriminasi dan ancaman Kriminalisasi Terhadap petani.
Sejumlah diskriminasi dan kriminalisasi yang dialami perempuan petani adalah:
Bertepatan dengan Peringatan Hari Tani Nasional , 24 September ini, Koalisi Perempuan Indonesia, menyerukan :
1. Kepada Pemerintah, khususnya Kementerian Pertanian untuk menghapuskan semua bentuk diskriminasi dan kriminalisasi terhadap petani, terutama terhadap perempuan petani.
2. DPR RI dan Pemerintah menunda pengesahan RUU SBPB dan membahasnya kembali dengan melibatkan Petani.
Koalisi Perempuan Indonesia mendorong pemerintah mewujudkan ketahanan pangan di Indonesia melalui penguatan dan Pemberdayaan Petani, tanpa diskriminasi dan kriminalisasi
Jakarta 24 September 2019
Dian Kartikasari Dian Aryani
Sekretaris Jenderal Presidium Nasional
KKPerempuan Petani

PERSYARATAN DAN KRITERIA
CALON PENGURUS NASIONAL
Koalisi Perempuan Indonesia Untuk Keadilan dan Demokrasi
Periode 2020 – 2025
Berdasarkan Surat Keputusan Rapat Kerja Nasional No. 07 / SK / Rakernas / I /2019 tentang Penyelenggaraan Kongres Nasional V, syarat dan kriteria umum pengurus nasional adalah sebagai berikut;
SEKRETARIS JENDRAL
Syarat:
Kriteria:
PRESIDIUM NASIONAL
Syarat :

Jakarta, 18 September 2019
Nomor : 02/PANPILNAS – KPI/IX/2019
Perihal : Pengumuman Pendaftaran Calon Pengurus Nasional
Kepada Yth:
Pengurus Wilayah
Pengurus Cabang yang belum memiliki kepengurusan di tingkat wilayah
Balai Perempuan yang belum memiliki kepengurusan di tingkat cabang
Salam Keadilan dan Demokrasi
Berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Nasional Koalisi Perempuan Indonesia No. 02 / Penas / VII / 2018 tentang Keputusan Keputusan poin 9 tentang Persiapan Kongres Nasional Koalisi Perempuan Indonesia untuk Keadilan dan Demokrasi 2020. Maka panitia pemilihan pengurus nasional dengan ini mengumumkan pembukaan pendaftaran calon pengurus nasional Koalisi Perempuan Indonesia periode 2020 – 2025.
Pendaftaran calon pengurus nasional dimulai sejak 28 September sampai dengan 30 Oktober 2019, adapun syarat/ketentuan pendaftaran dan informasi tahapan pemilihan calon pengurus nasional dapat dilihat dalam dokumen yang dilampirkan bersama surat ini.
Demikian pengumuman ini dibuat agar calon pengurus nasional dan seluruh pengurus wilayah/cabang sampai dengan balai perempuan yang belum memiliki struktur di tingkat cabang dapat segera mempersiapkan dan memproses tahapan pendaftaran dan kelengkapan persyaratan pencalonan.
Besar harapan kami seluruh pengurus dapat melakukan sosialisi secara meluas kepada anggota Koalisi Perempuan Indonesia di lingkup struktur masing-masing. Atas perhatian dan kerjasama yang baik kami sampaikan terimakasih.
Hormat kami
Stephana Sanith Kono
Ketua Panitia Pemilihan Nasional/PANPILNAS

PENGUMUMAN
Nomor : 01 / PANPILNAS – KPI / IX / 2019
Berdasarkan Surat Keputusan Rapat Kerja Nasional Koalisi Perempuan Indonesia No. 004 / Rakernas / III / I / 2017 tentang Panitia Pengarah (Steering Committee) Kongres Nasional V Koalisi Perempuan Indonesia dan Surat Keputusan Pengurus Nasional Koalisi Perempuan Indonesia No. 02 / Penas / VII / 2018 tentang Keputusan Keputusan poin 9 tentang Persiapan Kongres Nasional Koalisi Perempuan Indonesia untuk Keadilan dan Demokrasi tahun 2020.
Maka dengan ini, Panitia Pemilihan Pengurus Nasional (Panpilnas) mengumumkan pembukaan pendaftaran calon pengurus nasional Koalisi Perempuan Indonesia untuk Keadilan dan Demokrasi periode 2020 – 2025 melalui rangkaian tahapan kegiatan sebagai berikut :
| No | Kegiatan | Waktu | Keterangan |
| 1 | Sosialisasi tahapan pemilihan pengurus nasional | 18 September 2019 | – |
| 2 | Pendaftaran bakal calon pengurus nasional | 28 September – 30 Oktober 2019 | Terlebih dahulu akan dikirimkan surat pengumuman pendaftaran dan informasi pendaftaran akan menggunakan berbagai media: milist, sosial media, dan website KPI |
| 3 | Verifikasi dan tanggapan bakal calon pengurus nasional | 1 – 15 November 2019 | |
| 4 | Komunikasi dengan pengusul dan pendukung calon berdasarkan hasil verifikasi dan tanggapan | 15 – 25 November 2019 | |
| 5 | Pengumuman calon pengurus nasional | 1 Desember 2019 | |
| 6 | Logistik pemilihan calon pegurus | 10 Februari 2020 | |
| 7 | Masa kampanye calon pengurus nasional | 1 Desember 2019 – 24 Februari 2020 | 24 Februari 2020 akan dilakukan pidato terbuka calon pengurus |
| 8 | Pemungutan suara | 24 Februari 2020 Dimulai pukul 07.00 – 12.00 WIB | waktu disesuaikan dengan jadwal susunan rangkaian acara kongres |
| 9 | Perhitungan suara | 24 Februari 2020 Dimulai pukul 13.00 – 17.00 WIB | Waktu disesuaikan dengan waktu selesainya pemungutan suara |
| 10 | Penetapan dan pengesahan hasil pemilihan pengurus nasional | Dalam pleno Panitia Pemilihan Nasional |
Adapun, syarat dan kriteria calon pengurus nasional serta kelengkapan administrasi pencalonan dapat di akses di website Koalisi Perempuan Indonesia
Jakarta, 18 September 2019
Panitia Pemilihan Pengurus Nasional
Stephana Sanith Kono
Ketua Panitia